Daerah  

Dekan FIS UMGO : Pernyataan Sekretaris Golkar Provokatif

Apris A. Tilome, Ghalieb Lahidjun (foto : Hulondalo.id), Herwin Mopangga

Gorontalo (beleidnews) – Pertumbuhan ekonomi Gorontalo 2026 pada triwulan pertama berada diangka 7.68 persen. Sedangkan pada triwulan kedua diangka 6.20 persen.

Pertumbuhan terjadi karena produktivitas di sektor UMKM, komoditas argro maritim, industri pengolahan dan pertambangan yang mendukung sektor jasa. Pertumbuhan tersebut tertinggi di regional Sulawesi.

Sementara laju inflasi masih terkendali. Di periode yang sama inflasi berada diangka 2.11 persen, masih dalam rentang sasaran inflasi nasional dan daerah yang 2.51 persen. Dampak dari itu semua, angka kemiskinan turun ke 12.6 persen.

Itu menunjukan kinerja pemerintah daerah cukup baik. Gubernur berhasil mengorkestrasi berbagai kebijakan dengan dukungan OPD dan pemda kabupaten kota.

Demikian ekonom Herwin Mopangga saat dimintai tanggapannya disela-sela mengikuti Sidang Pleno XXV ISEI di IPB Bogor (Kamis, 27/8) terhadap pernyataan Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo Ghalieb Lahidjun yang menyebut Gubernur Gusnar Ismail tidak membawa manfaat bagi rakyat Gorontalo. Pernyataan Ghalieb tersebut dilansir beberapa media online hingga jadi perbincangan hangat di media sosial.

Menurut Ketua ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Gorontalo itu, di tengah kondisi efisiensi berlapis dan transfer pusat ke daerah yang terus menurun, tetapi pelayanan OPD kepada masyarakat tak kendur.

“Pernyataan bahwa gubernur tak membawa manfaat bagi masyarakat itu politis sifatnya. Mungkin yang harus dilakukan gubernur ke depan yakni membangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan partai terlebih partai pendukung serta berbagai elemen masyarakat untuk menjaga kondisi sosial dan pertumbuhan ekonomi tetap stabil”, saran staf pengajar ekonomi pembangunan pada Universitas Negeri Gorontalo itu.

Sedangkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial UMGO (Universitas Muhammadiyah Gorontalo) Apris Tilome mengatakan kepemimpinan Gusnar masih on the track. Stabilitas keamanan masih terjaga baik dan kondisi ekonomi yang kondusif. Kebijakannya masih berpihak pada rakyat. Apris bilang kewibawaan dan kharismatik Gusnar yang sangat kental dengan kultur Gorontaloisme juga membawa pengaruh tersendiri di masyarakat hingga bila dibuat poling hari ini, lanjut Apris, masyarakat masih lebih percaya Gusnar.

“Pernyataan aleg Golkar itu emosional dan provokatif. Apalagi disampaikan tanpa didukung data ril”, sebut Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah itu.

Yang mengejutkan, Ghalieb mengaku tak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa gubernur tidak membawa manfaat bagi rakyat.

Dihubungi siang tadi (27/8), Sekertaris Golkar itu menyebut media mengutip dari sumber yang tidak jelas.

“Saya tidak memberikan pernyataan begitu. Entah dari mana mereka kutip”, elaknya.

Guru Besar Ahli Politik dan Kebijakan Publik Universitas Negeri Gorontalo Sastro Wantu mengatakan, untuk menilai seorang kepala daerah berhasil lihat saja tata kelola birokrasi, kinerja pembangunan daerah dan Good government berjalan baik atau tidak.

Sastro mengaku selama ini dia mengikuti dengan seksama jalannya kepemimpinan Gusnar. Katanya, Gusnar sudah menerapkan ketiga kriteria diatas.

“Saya lihat dia (gubernur, red) berhasil menjalankan sistem manajemen talenta bagi ASN, di tengah efisiensi anggaran tapi bisa membuat kebijakan yang pro publik, koordinasi yang baik dengan pemda kabupaten kota serta menjaga pemerintahannya tetap bersih”, kata Sastro. (hj).